Semua artikel
Panduan

Cara Membuat Proposal Skripsi (BAB I–III) yang Disetujui Pembimbing

Panduan praktis menyusun proposal skripsi: cara menulis latar belakang, rumusan masalah, tujuan, tinjauan pustaka, dan metodologi (BAB I–III) agar cepat di-ACC dosen pembimbing.

Tim Editorial Mahasigma 8 Juni 2026 8 menit baca
Draf proposal penelitian terstruktur dengan pembatas bagian dan sumber akademik

Ringkasan cepat

  • Proposal = BAB I–III: pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi.
  • Latar belakang bergerak dari hal umum ke masalah spesifik (pola corong).
  • Rumusan masalah, tujuan, dan kesimpulan harus saling nyambung.

Proposal skripsi adalah rencana penelitian yang berisi BAB I sampai BAB III. Proposal yang baik membuat dosen pembimbing yakin bahwa penelitianmu jelas, layak, dan bisa dikerjakan. Berikut cara menyusun tiap bagiannya.

BAB I — Pendahuluan

Latar belakang ditulis dengan pola corong: mulai dari konteks umum, lalu menyempit ke masalah spesifik yang kamu teliti, dan tunjukkan kesenjangan (gap) yang belum terjawab. Dari sini lahir rumusan masalah (biasanya kalimat tanya), tujuan penelitian (jawaban yang ingin dicapai), serta manfaat teoretis dan praktis.

BAB II — Tinjauan Pustaka

Sajikan landasan teori yang relevan dan ringkasan penelitian terdahulu. Tujuannya bukan menumpuk kutipan, melainkan membangun argumen: teori apa yang kamu pakai, apa yang sudah diketahui, dan di mana posisi penelitianmu. Tutup dengan kerangka berpikir.

BAB III — Metodologi

  • Pendekatan: kuantitatif, kualitatif, atau campuran.
  • Populasi dan sampel atau subjek/informan penelitian.
  • Teknik pengumpulan data: kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi.
  • Teknik analisis data dan instrumen yang dipakai.

Kunci ACC cepat

Pastikan rumusan masalah, tujuan, metode, dan (nanti) kesimpulan saling konsisten. Pembimbing paling sering menolak proposal yang bagian-bagiannya tidak nyambung.

Mahasigma AI dapat menyusun draf proposal BAB I–III lengkap dengan struktur baku dan sitasi terverifikasi, sehingga kamu bisa fokus menyesuaikannya dengan konteks dan arahan pembimbing.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Umumnya BAB I (Pendahuluan), BAB II (Tinjauan Pustaka), dan BAB III (Metodologi). Sebagian kampus menambahkan jadwal penelitian dan daftar pustaka.

Gunakan pola corong: dari konteks umum menuju masalah spesifik, dukung dengan data/fakta dan penelitian terdahulu, lalu tegaskan kesenjangan yang akan kamu jawab.

Topik yang fokus, masalah yang jelas, metode yang sesuai, serta konsistensi antara rumusan masalah, tujuan, dan metode penelitian.

Susun proposalmu lebih cepat dengan Mahasigma AI

Generate draf BAB I–III dengan kandidat referensi, lalu periksa dan sempurnakan bersama dosen. Gratis sampai kamu siap men-download.

Coba Gratis

Ditulis oleh

Tim Editorial Mahasigma

Tim editorial Mahasigma menulis panduan praktis untuk membantu mahasiswa memahami proses penelitian, memeriksa sumber, dan mempertanggungjawabkan draf akademiknya.

Baca juga

Insight akademik yang layak disimpan.

Panduan baru, checklist, dan cara memeriksa draf—tanpa spam.